ku bersyukur 3 (end)

Ku Bersyukur  (3) end

Setelah sekian lama tak berjumpa, akhirnya Quinsha bisa bertemu lagi dengan suaminya dikala dirinya sedang berjuang melahirkan sikecil ke dunia ini. Dirinya langsung terharu ketika melihat suaminya masuk kedalam ruang persalinan dengan keadaan sehat wal afiat. Seketika itu tenaganya seperti baru di charge.

Dan tak lama setelah itu, sikecil lahir dengan keadaan yang baik. Quinsha dan Reza mengucap syukur kepada Allah atas apa yang telah diberikan kepada mereka. Bahkan mertua pun ikut menangis terharu melihat perjuangan menantu mereka, baik Reza maupun Quinsha. Karena mereka sama-sama berjuang. Berjuang mencari nafkah, berjuang menjaga amanah Allah , dan masih banyak lagi.

Skip
Setelah bertahun-tahun berlalu, mereka telah menjadi keluarga yang harmonis. Ya, walaupun tidak semulus paha model papan atas, tapi mereka masih bisa mempertahankan ikatan suci mereka dengan baik, sampai tua pula. Malah anak mereka kini menjadi teladan yang baik bagi cucunya. 

Rasa syukur tumbuh dihati mereka. Mengingat perjuangan mereka yang berliku-liku, kini terbayar dengan adanya anak yang soleh dan bisa menjadi imam yang baik bagi istri dan anaknya.Walaupun dalam membesarkan si kecil terdapat banyak godaan, tapi hati mereka tetap terpaut dengan Allah.

 Mereka tak menghiraukan kicauan orang yang kurang baik, mereka malah mendoakan mereka supaya menjadi lebih baik lagi akhlaknya. Merka tidak menghiraukan gunjingan orang lain, melainkan mereka memberi nasehat supaya orang-orang yang menggunjing dan bergunjing sadar akan apa yang mereka lakukan adalah tidak baik dimata Allah. Mereka mengusahakan untuk selalu menjalankan sunnah dari Rosulullah.
The end
Sungguh keluarga idaman. Saya pribadi juga inginn memiliki keluarga yang seperti itu. Baik sifatnya, sopan perilakunya, santun tutur katanya dan berusaha menjalankan amalan-amalan yang dianjurkan oleh Rosulullah SAW. Semoga cerita ini bermanfaat bagi kita semua, dan semoga kita semua menjadi pribadi yang lebiih baik di mata Allah. Wallahu a’lambisshowab
(Aghnia Jihan)                                                                         Paciran, 19 Oktober 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *